Modul KWU S1 Keperawatan - Raihany 2022
Modul KWU S1 Keperawatan - Raihany 2022
Modul KWU S1 Keperawatan - Raihany 2022
MODUL PRAKTEK
KEWIRAUSAHAAN
1
LEMBAR PENGESAHAN
MODUL PRAKTEK
KEWIRAUSAHAAN
Tiga
KEWIRAUSAHAAN KS16538 Keperawatan 2 SKS (1,1) Februari, 2021
(III)
OTORISASI KOORDINATOR
DEKAN KETUA PRODI
MK
2
VISI & MISI
PRODI KEPERAWATAN
VISI
“Program studi mandiri, unggul dan berdaya saing dalam menghasilkan perawat profesional yang
berbudaya, inovatif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada tahun 2024”
MISI
a. Mengembangkan kelembagaan dalam rangka mewujdkan perguruan tinggi yang mandiri
dengan sistem manajemen mutu terstandarisasi nasional pada tahun 2025
b. Membangun dan mengembangkan mutu pendidikan dalam melaksanakan Tri Dharma
Perguruan Tinggi
c. Mengoptimalkan kapasitas civitas akademika yang kreatif dan inovatif
d. Mewujudkan enterpreneurial prodi yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup
masyarakat
e. Membangun dan mengembangkan nilai budi pekerti, tingkah laku, kebiasaan positif seluruh
civitas akademika
f. Mengoptimalkan kapasitas civitas akademika dalam menciptakan produk , proses dan sistem
baru
3
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan
ridho-Nya kami dapat menyelesaikan modul praktek “Kewirausahaan”. Buku panduan ini disusun
sebagai pedoman mahasiswa dan pembimbing dalam menjalankan proses pembelajaran praktek,
Penulis sangat menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan pada penyusunan
modul ini. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat mendidik dan membangun dari
semua pihak demi kesempurnaan penyusunan panduan di masa yang akan datang. Proses
penyusunan panduan ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa bantuan, bimbingan serta saran
dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih yang tidak
terhingga kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya tim mata ajar Kewirausahaan dan
Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners di Universitas Bhakti Kencana Bandung.
panduan ini dapat bermanfaat bagi pembangunan ilmu pendidikan dan keperawatan serta bagi
Penyusun
4
DAFTAR ISI
5
Modul Praktikum
Kewirausahaan
6
MODUL I
MAGANG DI TEMPAT USAHA
1. Pendahuluan
Mata Ajaran Kewirausahaan merupakan salah satu disiplin ilmu yang diajarkan di
jurusan Keperawatan. Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah penting yang
menunjang kompentensi mahasiswa dalam membentuk jiwa wirausaha.
Dengan mata kuliah ini, mahasiswa belajar cara menjadi wirausaha yang baik dan
mengetahui hal-hal yang harus dimiliki jika ingin menjadi wirausaha yang sukses.
Mahasiswa juga diajarkan cara mengelola peluang serta mengembangkan produk agar
kegiatan usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.
Kerja praktek pada Usaha Kecil Menengah ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi
mahasiswa mengamati dan menerapkan secara langsung teori kewirausahaan yang telah
diberikan saat kuliah. Dengan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan
materi tersebut dengan baik dan benar.
2. Tujuan Praktikum
Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan magang ini ialah:
a. Meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam hal kewirausahaan
b. Menjadikan mahasiswa termotivasi untuk menciptakan usaha baru
c. Membentuk kepribadian mahasiswa yang aktif, kreatif dan giat bekerja.
d. Mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh wirausaha dalam skala kecil menengah
e. Mengaplikasikan teori tentang kewirausahaan yang telah didapatkan di bangku kuliah
f. Menumbuhkan sifat aktif dan kreatif dalam melakukan kegiatan pekerjaan terutama
dalam kegiatan Usaha Kecil Menengah
7
MODUL II
MENENTUKAN PELUANG USAHA
1. Pendahuluan
Peluang usaha bersumber dari adanya kebutuhan dari individu atau masyarakat. Oleh
karena itu jika ingin mulai mewujudkan berwirausaha, hendaknya terlebih dahulu
menjawab pertanyaan, “Apakah yang menjadi kebutuhan masyarakat atau kebanyakan
anggota masyarakat saat ini atau di masa yang akan datang?”. Untuk memahami
kebutuhan masyarakat diperlukan suatu diagnosa terhadap lingkungan usaha secara
keseluruhan, yang meliputi faktor ekonomi, politik, pasar, persaingan, pemasok,
teknologi, sosial dan geografi. Lingkungan usaha senantiasa berubah setiap saat, bahkan
perubahannya cukup pesat dan seiring dengan itu terjadi pula perubahan kebutuhan
masyarakat. Untuk menemukan peluang usaha yang prospektif seharusnya kita sebagai
wirausahawan senantiasa mencari informasi yang terkait dengan perubahan lingkungan
dan kebutuhan masyarakat. Sumber informasi dapat diperoleh dari instansi/ lembaga
pemerintah, media massa, pasar atau mungkin melalui wawancara dengan konsumen.
Jadi, peluang senantiasa ada karena perubahan-perubahan terus berlangsung baik di
tingkat individu, maupun ditingkat masyarakat. Kemampuan kita melihat peluang sangat
tergantung dari informasi yang kita peroleh tentang faktor lingkungan usaha. Salah satu
metode yang digunakan untuk mengetahui produk yang diminati/ diinginkan oleh
konsumen adalah dengan melakukan survei pasar. Survei pasar dapat dilakukan dengan
mengajukan beberapa pertanyaan yang sederhana dan simpel mengenai produk atau jasa
yang dibutuhkan. Survei ini umumnya bersifat acak dan sering kali secara sukarela dan
pertanyaannya tidak banyak menyita waktu dan mengganggu.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa memperoleh informasi peluang usaha yang akan dikembangkan dan menentukan
produk yang dapat bertahan di pasar dan memberikan keuntungan jangka panjang.
8
3. Penuntun Belajar Praktikum
a. Lakukan survei pasar mengenai produk yang diminati/ diinginkan konsumen yang
berhubungan dengan produk keperawatan anak, maternitas, gerontik, jiwa, Bedah,
komunitas dan lain-lain
b. Buatlah alat bantu survei dalam bentuk kuesioner
c. Tuliskan dalam bentuk laporan hasil survei pasar
9
MODUL III
MEMILIH USAHA DAN MENGEMBANGKAN PRODUK
1. Pendahuluan
Setelah mengetahui kebutuhan masyarakat dan berhasil menemukan berbagai lapangan
usaha dan gagasan produk, maka langkah berikutnya adalah menjawab pertanyaan
“Manakah di antara lapangan usaha dan gagasan-gagasan usaha tersebut yang paling tepat
dan cocok untuk saya?” Pertanyaan ini sangat tepat, mengingat setiap orang memiliki
potensi diri yang berbeda-beda. Tentunya dalam memilih lapangan usaha dan
mengembangkan gagasan usaha, kita perlu menyesuaikan dengan potensi diri yang
kita miliki. Kekeliruan dalam memilih yang disebabkan karena ketidakcocokan atau
ketidaksesuaian pada akhirnya akan mendatangkan kesulitan atau bahkan kegagalan di
kemudian hari. Telah banyak fakta yang dapat dikemukakan, bahwa masih banyak
wirausahawan yang memulai usahanya dengan melihat keberhasilan orang lain dalam
menjalankan usahanya (latah atau ikut-ikutan). Meski demikian belum tentu orang lain
berhasil dalam suatu lapangan usaha, kita juga dapat berhasil dengan lapangan usaha
yang sama. Mungkin saja orang lain berhasil karena potensi diri yang dimilikinya cocok
dengan lapangan usaha tersebut dan kemampuan dia untuk mengakses informasi terkait
dengan usaha yang dijalankannya. Bisa saja kita mengikuti orang yang telah berhasil
dalam suatu lapangan usaha, namun kita perlu memiliki nilai lebih dari aspek kualitas
yang kita tawarkan kepada konsumen. Namun kemampuan menawarkan aspek kualitas
yang lebih tetap juga terkait dengan potensi diri yang kita miliki.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa memperoleh ide terkait produk atau usaha yang akan dikembangkan.
10
MODUL IV
MENETAPKAN RENCANA PRODUKSI
1. Pendahuluan
Sistem produksi yang baik harus mampu menghasilkan produk seperti yang diharapkan.
Umumnya suatu sistem diukur dengan kemampuan memproduksi dalam jumlah dan
kualitas yang ditetapkan berdasarkan kebutuhan konsumen, kemampuan sumberdaya
perusahaan serta harapan dari wirausahawan sebagai pemilik dan mungkin juga sekaligus
sebagai manajer. Tahap awal dalam pelaksanaan proses produksi adalah merencanakan
produk yang akan diproduksi. Pada pembelajaran sebelumnya telah dirumuskan jenis
produk yang akan dihasilkan sesuai dengan potensi diri yang dimiliki, tentunya produk
tersebut memiliki potensi/ prospek pasar yang memadai. Gambaran mengenai
karakteristik produk yang akan dihasilkan, memberikan kemudahan dalam menyusun
kebutuhan bahan, tenaga kerja, mesin/ peralatan, lokasi produksi dan biaya yang
dibutuhkan dalam proses produksi. Dengan gambaran produk ini, juga akan memudahkan
dalam menetapkan sistem produksi yang akan diterapkan dalam menghasilkan produk
yang dimaksud. Merencanakan produksi merupakan salah satu tantangan bagi seorang
wirausaha dan diperlukan ketegasan dalam merencanakan.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa mampu menetapkan rencana produksi.
11
b. Tuliskan kembali pengadaan bahan baku (langsung dan tidak langsung) dengan
memperkirakan jenis, volume, harga hingga pemasok; bahan baku apa saja yang
mahasiswa butuhkan dalam proses produksi setiap bulan/siklus produksi, serta
identifikasi standar kualitas yang diharapkan.
c. Uraikan urutan proses produksi
d. Uraikan tentang jumlah biaya yang dikeluarkan : bahan dan proses produksi
e. Uraikan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota kelompok
12
MODUL V
PROSES PRODUKSI
1. Pendahuluan
Dihasilkannya produk sesuai dengan jumlah dan mutu yang diharapkan oleh pasar dan
perusahaan, selain ditentukan oleh input sebagaimana yang telah dijelaskan
sebelumnya, juga sangat ditentukan oleh kegiatan yang dilaksanakan selama proses
pembuatan produk berlangsung yang dikenal dengan istilah proses produksi. Proses
produksi melalui beberapa tahapan yang merupakan aktifitas menyeluruh yang
dilakukan oleh tenaga kerja produksi yang membuat produk, tahapan-tahapan ini
disebut tahapan produksi. Tahapan-tahapan produksi yang tersusun secara teratur
disebut aliran produksi.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa mampu menghasilkan suatu produk dengan menjalankan rencana produksi
melalui tahapan/ aliran produksi.
13
MODUL VI
1. Pendahuluan
Pemasaran adalah aliran produk secara fisis dan ekonomik dari produsen melalui
pedagang perantara ke konsumen. Definisi lain menyatakan bahwa pemasaran adalah
suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu/kelompok mendapatkan
apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan
mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain.
Pemasaran melibatkan banyak kegiatan yang berbeda yang menambah nilai produk
pada saat produk bergerak melalui sistem tersebut.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa mampu memasarkan produk usahanya.
14
MODUL VII
MEMBUAT PROPOSAL USAHA
1. Pendahuluan
Dalam rangka membangun suatu usaha, seorang wirausaha harus mampu membuat
proposal usaha dalam rangka mencari modal dalam pengembangan usaha. Laporan
proposal usaha dibuat berdasarkan kebutuhan.
2. Tujuan Praktikum
Mahasiswa mampu membuat proposal usaha dalam rangka mencari modal usaha.
15
DAFTAR PUSTAKA
Sailah. 2008. Pengembangan Softskill di Perguruan Tinggi. Jakarta: Dirjen Dikti Kemendikbud.
Sugiono & Winarni. 2008. Manajemen Keuangan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
16
LAMPIRAN I: CONTOH HASIL WAWANCARA
17
LAMPIRAN II: CONTOH PROPOSAL USAHA
COVER
JUDUL
Judul singkat, spesifik, dan jelas memberi gambaran kegiatan yang diusulkan.
BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
1. Menguraikan secara jelas potret, profil, dan kondisi masyarakat sasaran.
2. Menguraikan kondisi dan potensi wilayah dari segi fisik, sosial, ekonomi
maupun lingkungan yang relevan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.
3. Mendeskripsikan hasil survei awal yang telah dilakukan, meliputi survei
terhadap SDA, SDM, kelembagaan dan sumber-sumber pendanaan.
IDENTIFIKASI MASALAH
Jelaskan permasalahan yang terjadi didaerah tersebut sehingga usaha yang
direncanakan bisa sebagai solusi pemecahan masalah dikemudian hari
PERUMUSAN MASALAH
1. Merumuskan dengan jelas permasalahan yang akan diselesaikan mengacu
pada tema-tema kegiatan yang telah ditetapkan.
2. Menunjukkan masalah yang menjadi prioritas dalam program yang akan
dilaksanakan
TUJUAN
1. Merumuskan tujuan yang akan dicapai secara spesifik
2. Rumusan tujuan harus jelas, terukur dan merupakan kondisi baru yang
diharapkan terwujud setelah program selesai dilaksanakan.
LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran/hasil yang diharapkan dari usaha yang akan diajukan
KEGUNAAN/MANFAAT PROGRAM/USAHA
Menjelaskan manfaat yang akan diperoleh bagi masyarakat sasaran dan pihak-
pihak lain, dari berbagai aspek, pada saat kegiatan berlangsung maupun setelah
program selesai dilaksanakan.
LAMPIRAN
1. Biodata singkat ketua dan anggota-anggotanya
2. Denah Lokasi Usaha
19
LAMPIRAN III: FORMAT PENILAIAN PROPOSAL
NILAI
NO KRITERIA BOBOT SKOR (BOBOT
X SKOR)
1 PERUMUSAN MASALAH 30
1) Ketepatan identifikasi masalah (dari data (15)
sekunder, informasi, hasil observasi
lapangan).
2) Kecermatan dalam merumuskan masalah. (15)
2 POTENSI KEBERHASILAN PROGRAM 40
1) Ketepatan dalam merencanakan khalayak (5)
sasaran.
2) Ketepatan dalam memilih intervensi (5)
pembinaan yang efektif.
3) Ketepatan dalam memilih metode (10)
pengembangan masyarakat yang
partisipatif. (10)
4) Peluang terselesaikannya program
pembinaan desa yang tepat waktu.
(10)
5) Kekuatan jejaring kelembagaan mahasiswa
yang relevan dengan program.
3 POTENSI KEBERLANJUTAN 20
PROGRAM
1) Adanya rencana kegiatan pembinaan (10)
pasca program.
2) Adanya jejaring kerja dengan pemerintah (10)
daerah/desa/d saat program dilaksanakan.
4 Presentasi Proposal 10
TOTAL 100
(.........................................)