Rinso
Rinso
Rinso
DI SUSUN OLEH :
1. CINDY KRISTIANA RINI
2. FITRI ANISA
3. MARYAMAH
4. NANDA AQIDATUL IZZAH
5. NURHAYATI
6. NURUL AULIA RAMADHANI
BAB I
LATAR BELAKANG
Pakaian merupakan cerminan dari kepribadian orang yang
menggunakannya. Maka dari itu banyak orang mencari
produk yang dapat membersihkan pakaian mereka, agar
dapat penilaian baik dari lingkungan. Hampir Semua
lapisan masyarakat di Indonesia menggunakan detergen
untuk mencuci pakaian yang kotor dan bau keringat yang
menempel pada baju mereka. Pakaian yang bersih dan
wangi akan membuat seseorang menjadi pede dalam
melakukan aktivitasnya sehari-hari. Dengan begitu,
pemilihan detergen yang digunakan untuk mencuci
pakaian sangatlah penting, salah satunya adalah detergen
Rinso.
PROFIL PERUSAHAAN
PT. Unilever Indonesia Tbk. adalah Perusahaan yang memasarkan
berbagai barang konsumen untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisi,
kesehatan dan perawatan pribadi sehari-hari dengan produk-produk
yang membuat para pemakainya merasa nyaman, berpenampilan
baik dan lebih bersih .
Unilever Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu
perusahaan terdepan
untuk produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di
Indonesia. Rangkaian Produk Unilever Indonesia mencangkup brand-
brand ternama yang disukai di dunia seperti Rinso, Pepsodent, Lux,
Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Lifebuoy, Molto, Sunlight,
Walls, Blue Band, Royco,
Bango, dan lain-lain. Perseroan memiliki dua anak perusahaan yaitu
PT.AnugrahLever (dalam likuidasi) dan PT. Technopia
Lever.
BAB II
LINGKUNGAN PASAR
Berbagai macam detergen yang beredar di pasaran
indonesia sangat beragam. Ada rinso dari unilever, daia dan so
klin produksi wings, attack produksi kao, dan masih banyak lagi.
Meski merek yang beredar sudah sangat beragam, akan tetapi di
beberapa daerah, masyarakat Indonesia lebih sering menyebut
detergen penghasil busa untuk mencuci pakaian adalah rinso.
Berdasarkan data tersebut bisa dikatakan rinso masuk
dalam pasar monopolistik, karena pasar monopolistik adalah
sebuah bentuk pasar dimana ada banyak produsen yang saling
berkompetisi dengan produk yang hampir serupa namun memiliki
beberapa perbedaan. Perbedaan ini yang menjadi ciri khas dari
produk yang dijual oleh masing-masing produsen. Kegiatan
produksi barang tersebut dikenal sebagai product differentiation
atau diferensiasi produk. Karena produk yang diproduksi hampir
serupa, masing-masing produsen akan bersaing dari segi kualitas,
kegunaan, harga, serta cara pemasaran produk mereka.
SEGMENTASI, TARGETING,
POSITIONING
Segmentasi
Rinso memang bersifat massal, mulai dari
kalangan atas, menengah, dan bawah yang
tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Target
pasarnya yaitu seluruh ibu di Indonesia yang
mempunyai daya beli yang mementingkan
kualitas dan jaminan keamanan untuk
keluarganya. Dengan positioning “Berani kotor
itu baik”, Rinso mampu membuat suatu
pernyataan kontradiktif dengan fungsinya
sebagai sabun deterjen. Tapi, justru disinilah
letak keunggulan dan salah satu kunci
eksistensi Rinso sehingga terlihat outstanding.
Targeting
Setelah pasar dapat dibagi ke dalam beberapa
segmen, langkah selanjutnya adalah
mengevaluasi masing-masing segmen dan
menentukan segmen mana saja yang akan
menjadi target pasarnya (targeting). Misal, untuk
anak sekolah dan para pekerja kasar. Mereka
membutuhkan rinso anti noda untuk mencuci
pakaian mereka.
Positioning
Jika sudah menetapkan segmen mana yang
dijadikan target (targeting), langkah selanjutnya
adalah bagaimana kita
memposisikan/menempatkan produk yang akan
dibuat (positioning) di mata pasar/konsumen.
Marketing Mix
Adalah salah satu strategi pemasaran
yang menggabungkan elemen – elemen
didalam marketing mix itu sendiri yang
dijalankan secara terpadu.