1121 4978 2 PB
1121 4978 2 PB
1121 4978 2 PB
2, Oktober 2019,
*Email : [email protected]
ABSTRACT
DOI: https://doi.org/10.32382/mf.v15i2.1121
Green tea leaves contain high antioxidants and are suitable in case they are developed as a Lip
Cream formula. Besides, the antioxidant content is expected to increase lipcream stability. The purpose of
this study was to formulate the lipcream extract of green tea leaf (Camelia sinensis L) with the best stability.
Green tea leaf extraction (Camelia sinensis L) was made by the maceration method using 70% ethanol
solvent. Tea leaf extraction resulted in extract rendament of 12.36%, and the formulations were arranged
in 3 formulas with the concentration of tea leaf extract of 5%, 10%, and 15%. Also, evaluation was carried
out on all formulae, including stability, homogeneity, organoleptic, and hedonic tests. Evaluation results
showed that all three formulas have excellent stability. However, the 5% formula is the most preferred in
the hedonic analysis.
ABSTRAK
Daun teh hijau mengandung antioksidan yang tinggi dan cocok bila dikembangkan sebagai
formula Lip Cream selain itu kandungan antioksidan diharapkan dapat meningkatkan kestabilan lipcream.
Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi lipcream ekstrak daun teh hijau (camelia sinensis L) yang
memilki stabilitas terbaik. ekstraksi daun teh hijau (camelia sinensis L) dibuat dengan metode maserasi
menggunakan pelarut etanol 70%, hasil ekstraksi daun teh menghasilkan rendamen ekstrak sebanyak
12,36%. Formulasi disusun sebanyak 3 formula dengan konsentrasi ekstrak daun teh 5%, 10%, dan 15%.
Evaluasi dilakukan terhadap semua formula meliputi uji stabilitas, uji homogenitas, uji organoleptis, dan
uji hedonik. Hasil evaluasi menunjukkan ketiga formula memiliki stabilitas yang baik, Formula yang paling
banyak disenangi pada uji hedonik adalah formula 5%.
Kata Kunci: Lipcream, ekstrak daun teh hijau (Camelia sinensis L).
121
dan kelenjar keringat sehingga termasuk kulit
yang sensitif. (kadu, dkk, 2014). METODE
Teh hijau (camelia sinensis L) Penelitian ini dilakukan dengan metode
merupakan salah satu jenis teh herbal yang eksperimen laboratorium, Penelitian ini
berasal dari china, tanaman ini banyak meliputi penyiapan sampel, pembuatan ekstrak,
dibudidayakan di asia tenggara sebagai bahan pembuatan formulasi sediaan, dan pemeriksaan
baku pembuatan obat tradisional karena teh hijau mutu sediaan. Lokasi penelitian dilakukan di
mengandung polifenol 30-40 % lebih tinggi dari Laboratorium Farmasi STIKES Pelamonia
teh hitam yang mengandung polifenol hanya 3- Makassar, adapun waktu dilakukan penelitian
10%. Polifenol merupakan suatu antioksidant pada bulan Mei - Juni 2019.
bioflavonoid yang mengandung 25 kali lebih
efektif dari vitamin E dan 100 kali pada vitamin Bahan dan alat
C. (Anindita, 2012). Pemanfaatan daun teh hijau Alat yang digunakan dalam penelitian
(Camelia sinensis L) sebagai inovasi baru dalam ini meliputi batang pengaduk, cawan, gelas kimia
pembuatan kosmetika bibir yaitu sediaan (100 ml), kertas timbangan, kain katun putih,
lipcream yang memiliki khasiat sebagai mangkuk kaca, pipet tetes, sendok tanduk,
antioksidant. (Kusuma, 2008). timbangan analitik, toples kaca, dan penangas
Antioksidant merupakan senyawa air. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini
pemberi elektron atau reduktan. Antioksidant meliputi, aquadest, beeswax, castor oil, cetil
mampu mengaktivasi reaksi oksidasi dengan alkohol, dimethicon, ekstrak daun teh hijau,
cara mencegah terbentuknya radikal bebas. essence, kaolin, methyl paraben, prophyl
Antioksidant juga merupakan senyawa yang paraben, titanium dioksida, dan zat pewarna.
dapat menghambat oksidasi, dengan mengikat Formula ditampilkan pada tabel 1 formula
radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif sediaan lipcream
sehingga dapat menghambat kerusakan sel (Sari,
2014)
Prosedur penelitian
Tabel 1 Formula sediaan Lipcream
Nama Zat Formula 1 Formula 2 Formula 3 Kegunaan
Ekstrak daun teh hijau 5% 10% 15% Antioksidant
Castor oil 59,1% 44,1% 39,1% Emolient
Beeswax 33% 33% 33% Thickener
Cetyl alcohol 0.8% 0.8% 0.8% Emolient
Kaolin 3% 3% 3% Texturizer
Dimethicon 5% 5% 5% Emolient
Titanium dioksida 0.5% 0.5% 0.5% Pigment
Zat pewarna 3% 3% 3% Colorant
Metil paraben 0,3% 0,3% 0,3% Pengawet
Propile paraben 0,3% 0,3% 0,3% Pengawet
Sampel yang digunakan adalah daun 3 hari rendamen daun teh hijau diperas dengan
teh hijau dari spesies Camellia sinensis L yang menggunakan kain katun putih. Hasil cairan
diperoleh dari perkebunan teh Malino kabupaten penyari tersebut disimpan dalam wadah kaca
Gowa. Diambil daun teh hijau (Camelia sinensis (mangkuk kaca) didiamkan sambil diangin-
L) dan dilakukan sortasi basah, lalu dicuci anginkan selama 7 hari hingga etanol menguap
dengan air yang mengalir, setelah daun teh hijau hal ini dilakukan agar dapat memisahkan pelarut
bersih kemudian dikeringkan atau diangin dengan ekstrak daun teh hijau hingga diperoleh
anginkan, selama pengeringan hindari paparan ekstrak yang kental.
sinar matahari langsung. Setelah sampel kering Ekstrak kental yang dihasilkan
dilakukan sortasi kering kemudian dikecilkan debanyak 61,84 gram, sehingga dapat ditentukan
ukuran daun kering. Sampel sudah siap di nilai rendamennya:
ekstraksi. Sampel daun teh kering ditimbang Perhitungan rendamen
sebanyak 500 gram dilarutkan ke dalam pelarut 𝐵𝑜𝑏𝑜𝑡 𝐸𝑘𝑠𝑡𝑟𝑎𝑘
= 𝑥 100%
𝐵𝑜𝑏𝑜𝑡 𝑠𝑖𝑚𝑝𝑙𝑖𝑠𝑖𝑎
etanol 70% sebanyak 3 liter didalam bejana dan 61,84 𝑔𝑟𝑎𝑚
di diamkan selama 3 hari. Agar etanol tidak = 𝑥 100%
500 𝑔𝑟𝑎𝑚
menguap bejana ditutup rapat, selama = 12,36%
perendaman sesekali rendaman diaduk agar
ekstraksi yang diperoleh akan lebih baik. Setelah
122
Pengujian bau. Hasil ketiga formula dapat dilihat pada table
Uji stabilitas 2 hasil uji organoleptis.
Sediaan dikatakan stabil apabila dalam Uji hedonic
kondisi penyimpanan dan pengangkutannya Pada uji hedonic dilakukan uji kesukaan
tidak menunjukkan perubahan sama sekali atau terhadap responden yang telah dipilih, dimana
berubah dalam batas-batas yang diperoleh responden yang dipilih populasinya adalah
(Voight, 1995). pengujian dilakukan dengan cara mahasiswa prodi DIII Farmasi Stikes Pelamonia
mengamati perubahan bentuk, warna, dan bau Makassar. Hasil dari uji hedonic dapat dilihat
pada sediaan selama 14 hari. Hasil dari uji pada tabel 3 hasil uji hedonic.
stabilitas ketiga lipcream tidak terdapat
perubahan dari segi bentuk, warna dan bau. HASIL
Susunan formula Lipcream
Uji homogenitas menggunakan variasi konsentrasi daun teh hijau
Lipcream dikatakan homogen apabila yaitu 5%, 10%, dan 15%. Alasan menggunakan
tidak terdapat butiran-butiran kasar atau bahan variasi konsentrasi yaitu untuk mengetahui
yang tidak terdispersi. Pengujian dilakukan apakah ekstrak daun teh hijau dapat memberikan
dengan sediaan dioleskan pada kulit tangan dan stabilitas yang baik terhadap sediaan pada
diamati, hasil ketiga sediaan lipcream homogen. masing-masing konsentrasi.
Uji organoleptis
Pengujian organoleptis dilakukan
dengan mengamati warna, bentuk sediaan, dan
123
Kurang suka 7% 27% 27%
Tidak suka 0% 7% 0%
Suka 53% 60% 53%
Tekstur Kurang suka 47% 40% 47%
Tidak suka 0% 0% 0%
124